Senin, 11 November 2019

MAKALAH PROSPEK KERJA MANAJEMEN PENDIDIKAN

Hasil gambar untuk prospek kerja manajemen pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Manajemen pendidikan adalah keseluruhan (proses) yang membuat sumber-sumber personil dan materiil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsinya dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang. Proses ini meliputi perencanaan, organisasi, koordinasi, pengawasan, penyelenggaraan dan pelayanan dari segala sessuatu mengenai urusan sekolah yang langsung berhubungan dengan pendidikan seklah seperti kurikulum, guru, murid, metode-metode, alat-alat pelajaran, dan bimbingan. Juga soal-soal tentang tanah dan bangunan sekolah, perlengkapan, pembekalan, dan pembiayaan yang diperlukan penyelenggaraan pendidikan termasuk didalamnya.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa Pengertian Dari Manajemen Pendidikan
2.      Apa Tujuan Dari Manajemen Pendidikan
3.      Bagaimana Prospek Kerja Manajemen Pendidikan

C.    Tujuan
1.      Untuk mengerahui Pengertian Dari Manajemen Pendidikan
2.      Untuk mengetahui Tujuan Dari Manajemen Pendidikan
3.      Untuk mengetahui Prospek Kerja Manajemen Pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Manajemen Pendidikan
Manajemen Pendidikan dalam kamus bahasa Belanda-Indonesia disebutkan bahwa istilah manajemen berasal dari “administratie” yang berarti tata-usaha. Dalam pengertian manajemen tersebut, administrasi menunjuk pada pekerjaan tulis-menulis di kantor. Pengertian inilah yang menyebabkan timbulnya contoh-contoh keluhan kelambatan manajemen yang sudah disinggung, karena manajemen dibatasi lingkupnya sebagai pekerjaan tulis-menulis.
Pengertian Manajemen Pendidikan Menurut Ahli
*      Menurut Leonard D. White, manajemen adalah segenap proses, biasanya terdapat pada semua kelompok baik usaha negara, pemerintah atau swasta, sipil atau militer secara besar-besaran atau secara kecil-kecilan.
*      Menurut The Liang Gie, manajemen adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
 Lebih lanjut Mulyani A. Nurhadi menekankan adanya ciri-ciri atau pengertian Manajemen  Pendidikan yang terkandung dalam definisi tersebut sebagai berikut :
*      Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan yang dilakukan dari, oleh dan bagi manusia.
*      Rangkaian kegiatan itu merupakan suatu proses pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya ; tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas daritujuan pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa.
*      Proses pengelolaan itu dilakukan bersama oleh sekelompok manusia yang tergabung dalam suatu organisasi sehingga kegiatannya harus dijaga agar tercipta kondisi kerja yang harmonis tanpa mengorbankan unsur-unsur manusia yang terlibat dalam kegiatan pendidikan itu.
*      Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap-tiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).
*      Proses pengelolaan itu dilakukan agar tujuannya dapat dicapai secara efektif dan efisien.

B.     Tujuan Manajemen Pendidikan
Tujuan dari Manajemen Pendidikan adalah untuk mengedukasi para profesional yang bergelut dalam Bidang Pendidikan. Dengan mengambil jurusan ini, para profesional tersebut berharap untuk mengasah kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan cepat. Kemampuan seperti ini sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan di Bidang Pendidikan jaman sekarang. Jurusan ini mencakup bidang-bidang seperti pengaruh sosial terhadap pendidikan hingga peraturan-peraturan serta kewajiban yang harus ditaati dalam proses penyampaian pelajaran.
Untuk menekuni jurusan ini, minat dalam dunia pendidikan tidaklah cukup. Sebaiknya mempunyai sedikit pengalaman di bidang pendidikan. Ini dikarenakan untuk menyelesaikan kuliah dengan baik, paling tidak harus punya gambaran tentang moral dan etika dunia pendidikan. Ini akan memudahkan untuk memulai riset individual saat kuliah, dimana penelitian dan laporan tertulis akan menyumbangkan porsi nilai yang besar bagi hasil akhir.

C.    Prospek Kerja Manajemen Pendidikan
Untuk dapat bersaing di masyarakat modern, dimana generasi sekarang selalu dituntut untuk lebih maju dari generasi sebelumnya, permintaan untuk pendidikan yang berkualitas semakin meningkat. Pendidikan jaman modern ini tidak hanya sebatas mendapat nilai yang bagus di dalam pelajaran. Kemampuan seorang siswa untuk menerapkan teori-teori yang dipelajari di dalam dunia praktek nyata juga merupakan tanggung jawab dari seorang guru. Oleh karena itu, permintaan untuk tenaga-tenaga pengajar yang profesional dan bertanggung jawab selalu meningkat. Para lulusan dari jurusan ini tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah tamat kuliah nanti. Pendidikan adalah bidang yang sangat luas. Anda akan menemukan pekerjaan di berbagai bidang, misalnya di bidang pendidikan anak usia dini, sekolah menengah, bimbingan belajar, atau tenaga pelatih profesional di berbagai perusahaan besar.
Selain di bidang pendidikan swasta, para lulusan juga bisa bekerja dengan organisasi pemerintah untuk mengadakan penelitian di bidang pendidikan; misalnya mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan masa ini dan cara-cara penanggulangannya, ataupun menyusun kurikulum yang lebih berpotensi, merombak sistem edukasi dan sebagainya.
Untuk menjamin mutu dan pendidikan yang selaras dengan perkembangan jaman, dibutuhkanlah seorang ahli yang bisa mengelola pendidikan. Dari situ lahirlah jurusan manajemen pendidikan. Lulusan manajemen pendidikan bisa bekerja di sektor pendidikan formal (sekolah, universitas, institusi pendidikan), informal seperti tempat les, penitipan anak, hingga memberi pelatihan atau training untuk perusahaan dan organisasi.
Menurut data statistik Biro Tenaga Kerja Amerika, tenaga ahli dalam manajemen pendidikan untuk sekolah dasar dan menengah dibayar $86,060 per tahun, sedangkan yang berkarir di bidang pendidikan anak usia dini dan penitipan anak mengantongi sekitar $46,370 per tahun. Bayaran lebih tinggi diberikan untuk mereka yang berkarir di bidang pendidikan tinggi, terutama pascasarjana, dengan pendapatan per tahun sekitar $92,920.
Secara umum, pekerjaan dari seorang lulusan manajemen pendidikan adalah menyusun kurikulum, struktur institusi, membuat peraturan, membuat anggaran dan laporan keuangan untuk pendidikan, hingga hal-hal manajerial seperti hubungan massa, menyelesaikan konflik, serta melatih staf dan murid. Untuk dapat menempati posisi manajerial, biasanya dibutuhkan gelar S2, karena dalam perkuliahan S2, masalah-masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan yang sebenarnya dibahas dengan lebih spesifik. Beberapa contoh pekerjaan yang bisa ditekuni oleh para lulusan jurusan manajemen pendidikan adalah sebagai berikut:
*      Administrasi Sekolah
*      Kepala Sekolah
*      Asisten Kepala Sekolah
*      Rektor Mahasiswa
*      Penyusun Kurikulum
*      Direktur Operasional
*      Manajer Fakultas
*      Dan lain-lain

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
·         Manajemen Pendidikan dalam kamus bahasa Belanda-Indonesia disebutkan bahwa istilah manajemen berasal dari “administratie” yang berarti tata-usaha. Dalam pengertian manajemen tersebut, administrasi menunjuk pada pekerjaan tulis-menulis di kantor. Pengertian inilah yang menyebabkan timbulnya contoh-contoh keluhan kelambatan manajemen yang sudah disinggung, karena manajemen dibatasi lingkupnya sebagai pekerjaan tulis-menulis.
·         Tujuan dari Manajemen Pendidikan adalah untuk mengedukasi para profesional yang bergelut dalam Bidang Pendidikan.
·         Beberapa prospek kerja lulusan jurusan manajemen pendidikan adalah sebagai berikut: Administrasi Sekolah, Kepala Sekolah, Asisten Kepala Sekolah, Rektor Mahasiswa, Penyusun Kurikulum, Direktur Operasional, Manajer Fakultas, Dan lain-lain.

B.     Saran
         Demikianlah makalah ini dibuat, kami menyadari dalam penulisan makalah ini banyak sekali kesalahan dan kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang konstruktif demi kesempurnaan makalah ini dan berikutnya. Besar harapan kami, semoga makalah ini dapat memberikan baanyak manfaat bagi para pembaca pada umumnya dan khususnya bagi pemakalah.





13 komentar: